A Young Lady ~♥

Welcome to Sabil's blog. A blog about random things to share!

[FlashFiction] Suatu Hari Nanti...

By 01.37

"Suatu hari nanti,,
aku tau..
Kau pasti akan bersamaku..
Kembali padaku..
Dengan penuhnya cintamu untukku"

Frustasi.
Itulah yang anak laki-laki itu rasakan saat ini. Sudah lama ia tak bertemu dengan seseorang yang dicintainya. Terpisah jarak dan waktu yang membebani pikirannya.

Tak jarang ia memanjatkan doa. Agar kelak bertemu dengan orang itu. Orang pengisi mimpinya.

"apa kabar" hanya itu yang dapat dia ucapkan. Saat bertemu orang itu. Orang yang selama ini menjadi objek pikirannya.

Tapi orang itu hanya tersenyum dengan wajah berseri penuh kemilau cahaya. Saat dia hendak menyentuh wajahnya. Setumpuk pasir terhempas di dekat kakinya.

Kringgg...
Dia terbangun dari mimpinya. Tak ayal penyebabnya adalah ponselnya yang berbunyi.
"Halo.."
"kamu ke rumahnya sekarang. Datanglah. Dia sudah tiada."
selanjutnya..
Sambungan itu mati tanpa meninggalkan suara sedikitpun. Saat ini yang ia dengar hanyalah suara degup jantungnya yang sepertinya sedang marathon. Mengalami percepatan gila-gilaan.

Dia yakin. Ini ada hubungannya dengan mimpinya barusan.

Orang itu..

Sudah tiada..



-Rizka Salsabila
3 Agustus 2012
9.25 :)
@Sunshiners3424

You Might Also Like

0 komentar

Minggu, 05 Agustus 2012

[FlashFiction] Suatu Hari Nanti...

"Suatu hari nanti,,
aku tau..
Kau pasti akan bersamaku..
Kembali padaku..
Dengan penuhnya cintamu untukku"

Frustasi.
Itulah yang anak laki-laki itu rasakan saat ini. Sudah lama ia tak bertemu dengan seseorang yang dicintainya. Terpisah jarak dan waktu yang membebani pikirannya.

Tak jarang ia memanjatkan doa. Agar kelak bertemu dengan orang itu. Orang pengisi mimpinya.

"apa kabar" hanya itu yang dapat dia ucapkan. Saat bertemu orang itu. Orang yang selama ini menjadi objek pikirannya.

Tapi orang itu hanya tersenyum dengan wajah berseri penuh kemilau cahaya. Saat dia hendak menyentuh wajahnya. Setumpuk pasir terhempas di dekat kakinya.

Kringgg...
Dia terbangun dari mimpinya. Tak ayal penyebabnya adalah ponselnya yang berbunyi.
"Halo.."
"kamu ke rumahnya sekarang. Datanglah. Dia sudah tiada."
selanjutnya..
Sambungan itu mati tanpa meninggalkan suara sedikitpun. Saat ini yang ia dengar hanyalah suara degup jantungnya yang sepertinya sedang marathon. Mengalami percepatan gila-gilaan.

Dia yakin. Ini ada hubungannya dengan mimpinya barusan.

Orang itu..

Sudah tiada..



-Rizka Salsabila
3 Agustus 2012
9.25 :)
@Sunshiners3424
Posting Komentar