A Young Lady ~♥

Welcome to Sabil's blog. A blog about random things to share!

MOVIE : Love, Lies

By 01.20 , ,




Cinta adalah kebohongan. –Love, Lies. 

Jeong So Yool (Han Hyo Joo) adalah seorang penyanyi Jeongak pada sekitaran tahun 1940an, saat itu masih terjadi penjajahan di beberapa bagian Korea. Tetapi Gweonbon tempat So Yool dibesarkan terasa sangat tentram dan damai. Jika butuh hiburan, Gweonbon adalah tempatnya. Seniman seniman muda berbakat dilahirkan disana. Gisaeng dan geisha pun ada. So Yool sangat berbakat sejak kecil, karena ibunya adalah penyanyi Jeongak terkenal pada masa itu.

Sampai pada saatnya So Yool bertemu dengan Seo Yoon Hee. Saat itu mereka masih anak-anak. Yeon Hee adalah anak seorang penarik angkong (Seperti becak tradisional yang diangkut atau ditarik oleh manusia). Yeon Hee dijual oleh ayahnya kepada Gweonbon karena keterbatasan ekonomi. Saat itulah Yeon Hee ikut belajar menjadi seniman di Gweonbon bersama-sama dengan So Yool. So Yool dan Yeon Hee sama-sama mengagumi Lee Nan Young, seorang penyanyi pop yang sangat terkenal. 

Mereka bersahabat sampai pada waktunya mereka menjadi dewasa. So Yool adalah teman satu-satunya Yeon Hee. So Yool dan Yeon Hee tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan berbakat. Mereka menjadi gisaeng andalan di Gweonbon. Mereka berjanji akan selalu bersama-sama berada di Gweonbon dan menjaga Gweonbon, tempat mereka dibesarkan.
Kim Yoon Woo, kekasih So Yool adalah seorang penulis lagu pop terkenal di Jepang. Yoon Woo berjanji akan menikahi So Yool, membuatkan lagu untuk gadis itu dan berjanji lagu ciptaannya hanya boleh dinyanyikan oleh So Yool. Yoon Woo juga berjanji ia akan menjadikan So Yool sebagai ‘Semangat Joseon’.

Yoon Woo ternyata sangat akrab dengan Lee Nan Young. Yoon Woo lalu mempertemukan So Yool dengan Lee Nan Young, idolanya. So Yool tentu sangat senang, dan ia membagi kesenangannya kepada Yeon Hee. So Yool meminta izin kepada Yoon Woo dan Lee Nan Young untuk mengajak Yeon Hee menemui Nan Young, dan mereka pun diizinkan. Lee Nan Young meminta agar Soo Yool menyanyi Jeongak untuknya. Saat selesai bernyanyi, Yeon Hee tiba dirumah Nan Young tetapi So Yool dijemput paksa oleh kaki tangan pemimpin Gweonbon karena ia ada pertunjukan untuk Direktur istana gubernur, Hirata Ito.

Lee Nan Young menyelenggarakan konser, ia dengan murah hati mengundang So Yool untuk hadir dan menonton konsernya. So Yool lagi-lagi membagi kebahagiaan itu dengan meminta izin untuk mengajak Yeon Hee juga. Saat selesai konser, Lee Nan Young mengatakan kepada seluruh penonton bahwa ada seorang penyanyi jeongak dengan suara yang sangat indah dan ia mengaguminya. So Yool sangat senang karena merasa orang itu adalah dia. Tetapi ternyata salah. Penyanyi Jeongak yang dikagumi oleh Lee Nan Young adalah Seo Yeon Hee, ia lalu menyuruh Yeon Hee untuk menyanyi diatas panggung. So Yool sangat kecewa, tetapi ia berusaha untuk turut senang melihat sahabatnya. Tidak sengaja So Yool juga melihat tatapan lain Yoon Woo terhadap Yeon Hee.

Di kemudian hari, Yoon Woo meminta untuk bertemu dengan Yeon Hee. Yoon Woo meminta kepada Yeon Hee untuk bekerja sama. Mereka akan membuat piringan hitam (CD i mean) dengan lagu ciptaan Yoon Woo dan Yeon Hee sebagai penyanyinya. Yeon Hee menceritakan hal itu kepada So Yool. Awalnya Yeon Hee menolak, tapi akhirnya Yeon Hee menyanggupi. Lagi-lagi So Yool merasa sangat kecewa.

Yeon Hee mengundurkan diri dan keluar dari Gweonbon. So Yool tentu sangat kecewa dengan keadaan. Diluar hujan lebat, tetapi ia tidak peduli dan pergi menuju rumah Yoon Woo. So Yool sangat kecewa dan bertanya kepada Yoon Woo kenapa bukan dia tetapi malah Yeon Hee. Yoon Woo kembali berjanji bahwa ia tidak akan mencintai orang lain selain So Yool, hatinya tidak akan pernah berubah.
Yeon Hee memulai debutnya sebagai penyanyi lagu pop. Ia mulai ikut rekaman bersama Yoon Woo dan timnya. Meninggalkan So Yool yang tetap berada di Gweonbon, mengajari dan mendidik anak-anak bernyanyi dan menjadi seniman Gweonbon. Disela-sela kegiatan mereka, So Yool masih sempat mengunjungi studio rekaman untuk menjenguk Yeon Hee. So Yool tetap berusaha untuk terlihat bahwa ia mendukung karir Yeon Hee.

Yeon Hee memberikan piringan hitam yang belum resmi dirilis itu kepada sahabatnya. Dan ia mengundang So Yool untuk hadir di konser Yeon Hee. Setelah konser selesai, So Yool lupa membeli bunga untuk Yeon Hee. Ia lalu keluar gedung untuk membeli bunga. Saat ia kembali ia malah melihat Yoon Woo berciuman dengan Yeon Hee. So Yool merasa dikhianati. Yoon Woo telah berbohong kepadanya. Yeon Hee telah merampas kebahagiaannya, merampas semua apa yang ingin So Yool miliki. Yeon Hee adalah Gasikkoch-nya (bunga berduri).

So Yool berubah menjadi pribadi yang berbeda, akhirnya menjadi selir Hirata Ito. So Yool menjual dirinya untuk menjadi penyanyi. Dengan kekuasaan Hirata Ito, CD Yeon Hee yang belum rilis akhirnya ditolak untuk diedarkan di Korea. Semua CD itu dikembalikan dan dibakar, hanya tersisa satu, CD yang ada pada So Yool.

Karena stress, Yoon Woo menjadi pemabuk dan bertengkar dengan tentara Jepang. Akhirnya Yoon Woo dipenjara. Yeon Hee tidak pernah menyanyi lagi, sampai ia bertemu dengan So Yool. Yeon Hee meminta tempat untuk bernyanyi kepada So Yool. Saat ingin memulai pertunjukan, Yeon Hee malah ingin diperkosa oleh orang Jepang. Untuk membela diri, Yeon Hee menusukkan sumpit kearah laki-laki itu. Yeon Hee akhirnya menjadi buronan. Yeon Hee ditembak mati oleh tentara Jepang karena melarikan diri.

So Yool mengeluarkan Yoon Woo dari penjara, dan meminta Yoon Woo membuatkan lagu untuknya. Seperti janji Yoon Woo dulu. Tetapi Yoon Woo malah menanyakan keberadaan Yeon Hee. Setelah tahu kalau Yeon Hee mati, Yoon Woo akhirnya bunuh diri. Gweonbon dihancurkan oleh penduduk desa karena dianggap sudah mendukung orang Jepang. Pada akhirnya Gweonbon hanya menyisakan kenangan untuk So Yool. So Yool hidup dalam kesendirian sampai tua.

Selesai hahaha, aku mau ketawa dulu yah. Ini film ngecewain banget kan, ya? Siapa yang harus disalahkan dalam cerita ini, ha? Ha?

Masa ia kita harus nyalahin Yeon Hee karena dia udah ngerampas apa yang diinginkan So Yool. Rejeki orang kan beda-beda, yah? Tapi pehlislah cowoknya jangan dirampas juga napa -___- Jadi kita nyalahin So Yool? Ah aku mah udah terlanjur kesian sama So Yool. Hidupnya jadi berantakan karna dikecewain dan dikhianati. Yaudah kita nyalahin Kim Yoon Woo ajalah, ya. Kan Kim Yoon Woo cowok, cowok selalu salah kan, ya? LOL

Yang mungkin banget buat ngerebut pasangan itu ya sahabatmu *kalo sahabatnya gak punya otak ya hahaha*. Pelajaran banget lah buat cowok cowok pehlis lah kalo mau selingkuh jangan sama sahabatnya pacarmu. Udah disakitin karena diselingkuhin, sahabatnya diambil juga. Terus curhatnya mau sama siapaaaaaa?

Yaudahlah ya, gitu aja.
Bye~

With Love,
-Sabil 


You Might Also Like

0 komentar

Jumat, 18 November 2016

MOVIE : Love, Lies




Cinta adalah kebohongan. –Love, Lies. 

Jeong So Yool (Han Hyo Joo) adalah seorang penyanyi Jeongak pada sekitaran tahun 1940an, saat itu masih terjadi penjajahan di beberapa bagian Korea. Tetapi Gweonbon tempat So Yool dibesarkan terasa sangat tentram dan damai. Jika butuh hiburan, Gweonbon adalah tempatnya. Seniman seniman muda berbakat dilahirkan disana. Gisaeng dan geisha pun ada. So Yool sangat berbakat sejak kecil, karena ibunya adalah penyanyi Jeongak terkenal pada masa itu.

Sampai pada saatnya So Yool bertemu dengan Seo Yoon Hee. Saat itu mereka masih anak-anak. Yeon Hee adalah anak seorang penarik angkong (Seperti becak tradisional yang diangkut atau ditarik oleh manusia). Yeon Hee dijual oleh ayahnya kepada Gweonbon karena keterbatasan ekonomi. Saat itulah Yeon Hee ikut belajar menjadi seniman di Gweonbon bersama-sama dengan So Yool. So Yool dan Yeon Hee sama-sama mengagumi Lee Nan Young, seorang penyanyi pop yang sangat terkenal. 

Mereka bersahabat sampai pada waktunya mereka menjadi dewasa. So Yool adalah teman satu-satunya Yeon Hee. So Yool dan Yeon Hee tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan berbakat. Mereka menjadi gisaeng andalan di Gweonbon. Mereka berjanji akan selalu bersama-sama berada di Gweonbon dan menjaga Gweonbon, tempat mereka dibesarkan.
Kim Yoon Woo, kekasih So Yool adalah seorang penulis lagu pop terkenal di Jepang. Yoon Woo berjanji akan menikahi So Yool, membuatkan lagu untuk gadis itu dan berjanji lagu ciptaannya hanya boleh dinyanyikan oleh So Yool. Yoon Woo juga berjanji ia akan menjadikan So Yool sebagai ‘Semangat Joseon’.

Yoon Woo ternyata sangat akrab dengan Lee Nan Young. Yoon Woo lalu mempertemukan So Yool dengan Lee Nan Young, idolanya. So Yool tentu sangat senang, dan ia membagi kesenangannya kepada Yeon Hee. So Yool meminta izin kepada Yoon Woo dan Lee Nan Young untuk mengajak Yeon Hee menemui Nan Young, dan mereka pun diizinkan. Lee Nan Young meminta agar Soo Yool menyanyi Jeongak untuknya. Saat selesai bernyanyi, Yeon Hee tiba dirumah Nan Young tetapi So Yool dijemput paksa oleh kaki tangan pemimpin Gweonbon karena ia ada pertunjukan untuk Direktur istana gubernur, Hirata Ito.

Lee Nan Young menyelenggarakan konser, ia dengan murah hati mengundang So Yool untuk hadir dan menonton konsernya. So Yool lagi-lagi membagi kebahagiaan itu dengan meminta izin untuk mengajak Yeon Hee juga. Saat selesai konser, Lee Nan Young mengatakan kepada seluruh penonton bahwa ada seorang penyanyi jeongak dengan suara yang sangat indah dan ia mengaguminya. So Yool sangat senang karena merasa orang itu adalah dia. Tetapi ternyata salah. Penyanyi Jeongak yang dikagumi oleh Lee Nan Young adalah Seo Yeon Hee, ia lalu menyuruh Yeon Hee untuk menyanyi diatas panggung. So Yool sangat kecewa, tetapi ia berusaha untuk turut senang melihat sahabatnya. Tidak sengaja So Yool juga melihat tatapan lain Yoon Woo terhadap Yeon Hee.

Di kemudian hari, Yoon Woo meminta untuk bertemu dengan Yeon Hee. Yoon Woo meminta kepada Yeon Hee untuk bekerja sama. Mereka akan membuat piringan hitam (CD i mean) dengan lagu ciptaan Yoon Woo dan Yeon Hee sebagai penyanyinya. Yeon Hee menceritakan hal itu kepada So Yool. Awalnya Yeon Hee menolak, tapi akhirnya Yeon Hee menyanggupi. Lagi-lagi So Yool merasa sangat kecewa.

Yeon Hee mengundurkan diri dan keluar dari Gweonbon. So Yool tentu sangat kecewa dengan keadaan. Diluar hujan lebat, tetapi ia tidak peduli dan pergi menuju rumah Yoon Woo. So Yool sangat kecewa dan bertanya kepada Yoon Woo kenapa bukan dia tetapi malah Yeon Hee. Yoon Woo kembali berjanji bahwa ia tidak akan mencintai orang lain selain So Yool, hatinya tidak akan pernah berubah.
Yeon Hee memulai debutnya sebagai penyanyi lagu pop. Ia mulai ikut rekaman bersama Yoon Woo dan timnya. Meninggalkan So Yool yang tetap berada di Gweonbon, mengajari dan mendidik anak-anak bernyanyi dan menjadi seniman Gweonbon. Disela-sela kegiatan mereka, So Yool masih sempat mengunjungi studio rekaman untuk menjenguk Yeon Hee. So Yool tetap berusaha untuk terlihat bahwa ia mendukung karir Yeon Hee.

Yeon Hee memberikan piringan hitam yang belum resmi dirilis itu kepada sahabatnya. Dan ia mengundang So Yool untuk hadir di konser Yeon Hee. Setelah konser selesai, So Yool lupa membeli bunga untuk Yeon Hee. Ia lalu keluar gedung untuk membeli bunga. Saat ia kembali ia malah melihat Yoon Woo berciuman dengan Yeon Hee. So Yool merasa dikhianati. Yoon Woo telah berbohong kepadanya. Yeon Hee telah merampas kebahagiaannya, merampas semua apa yang ingin So Yool miliki. Yeon Hee adalah Gasikkoch-nya (bunga berduri).

So Yool berubah menjadi pribadi yang berbeda, akhirnya menjadi selir Hirata Ito. So Yool menjual dirinya untuk menjadi penyanyi. Dengan kekuasaan Hirata Ito, CD Yeon Hee yang belum rilis akhirnya ditolak untuk diedarkan di Korea. Semua CD itu dikembalikan dan dibakar, hanya tersisa satu, CD yang ada pada So Yool.

Karena stress, Yoon Woo menjadi pemabuk dan bertengkar dengan tentara Jepang. Akhirnya Yoon Woo dipenjara. Yeon Hee tidak pernah menyanyi lagi, sampai ia bertemu dengan So Yool. Yeon Hee meminta tempat untuk bernyanyi kepada So Yool. Saat ingin memulai pertunjukan, Yeon Hee malah ingin diperkosa oleh orang Jepang. Untuk membela diri, Yeon Hee menusukkan sumpit kearah laki-laki itu. Yeon Hee akhirnya menjadi buronan. Yeon Hee ditembak mati oleh tentara Jepang karena melarikan diri.

So Yool mengeluarkan Yoon Woo dari penjara, dan meminta Yoon Woo membuatkan lagu untuknya. Seperti janji Yoon Woo dulu. Tetapi Yoon Woo malah menanyakan keberadaan Yeon Hee. Setelah tahu kalau Yeon Hee mati, Yoon Woo akhirnya bunuh diri. Gweonbon dihancurkan oleh penduduk desa karena dianggap sudah mendukung orang Jepang. Pada akhirnya Gweonbon hanya menyisakan kenangan untuk So Yool. So Yool hidup dalam kesendirian sampai tua.

Selesai hahaha, aku mau ketawa dulu yah. Ini film ngecewain banget kan, ya? Siapa yang harus disalahkan dalam cerita ini, ha? Ha?

Masa ia kita harus nyalahin Yeon Hee karena dia udah ngerampas apa yang diinginkan So Yool. Rejeki orang kan beda-beda, yah? Tapi pehlislah cowoknya jangan dirampas juga napa -___- Jadi kita nyalahin So Yool? Ah aku mah udah terlanjur kesian sama So Yool. Hidupnya jadi berantakan karna dikecewain dan dikhianati. Yaudah kita nyalahin Kim Yoon Woo ajalah, ya. Kan Kim Yoon Woo cowok, cowok selalu salah kan, ya? LOL

Yang mungkin banget buat ngerebut pasangan itu ya sahabatmu *kalo sahabatnya gak punya otak ya hahaha*. Pelajaran banget lah buat cowok cowok pehlis lah kalo mau selingkuh jangan sama sahabatnya pacarmu. Udah disakitin karena diselingkuhin, sahabatnya diambil juga. Terus curhatnya mau sama siapaaaaaa?

Yaudahlah ya, gitu aja.
Bye~

With Love,
-Sabil 


Posting Komentar